…and the odong pingpong…

ipik-ipik: sayang, merinding!
ehem: biar saja merinding, daripada meradang..
ipik-ipik: heh?
ehem: ini bahasa puisi sayang, jadi jangan kau artikan leterlek begitu lah..
ipik-ipik: iya iya, bahasa puisi.. puisi cinta?
ehem: kalau puisi yang ribut di jalan?
ipik-ipik: apa?
ehem: puisi lalu lintas, hahaha..
ipik-ipik: hahaha, odong!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: