(punggung) kereta

kenapa harus punggung kereta yang aku benci?
kenapa bukan asapnya saja?
atau mungkin gerbongnya yang ke-empat
atau ke-lima atau -enam?
atau mungkin masinisnya.
atau bahkan relnya saja.
ah.

terkadang memang aku sendiri kesulitan untuk memahami kebencianku.
tak terkecuali kau, punggung kereta!

mungkin karena kau serupa beruas-ruas?
atau mungkin,
karena kau panjang?
haha
atau mungkin karena suaramu yang tak merdu
dan menderek-derek?
atau hanya sebab aku yang keras kepala tiap kali membenci sesuatu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: