Kepada Maedl

Maedl yang cantik, kalian bodoh.
Kenapa masih saja kalian membuang waktu dan berharap pada lelaki yang mempermainkan hati kalian?
Di dunia yang hektik ini, mana ada lelaki yang mau memiliki satu perempuan saja? Apakah kalian sudah lupa cerita tentang pemuda yang berjalan di sepanjang taman bunga? Yang mana pemuda itu pada tiga langkah pertama memetik satu bunga tercantik yang dilihatnya. Kemudian di tiga langkah berikutnya ia membuang bunga tercantik tersebut karena menemukan bunga yang lebih cantik dari bunga tercantik. Dan di tiga langkah berikutnya, ia membuang bunga yang lebih cantik dari bunga tercantik itu karena menemukan bunga yang lebih cantik lagi. Begitu seterusnya. Hingga ujung taman. Di sana ia menyadari bahwa ia hanya membawa setangkai bunga. Apakah ia lalu merasa puas? Tentu tidak! Terlampau sayang membiarkan keranjangnya yang besar itu hanya menyimpan sebanyak satu bunga. Dan ia tiba-tiba membalikkan badan, memetik segala bunga yang menurutnya cantik. Hingga keranjangnya penuh dan tak mampu lagi menampung tangkai-tangkai yang begitu banyaknya. Kecuali ia lalu mengosongkan keranjangnya dan mulai memetik tangkai-tangkai bunga berikutnya.

Maedl yang cantik, berhentilah menangis.
Kehidupan di luar memang kejam dan seringkali menyakitkan. Sudahlah, kalau kemarin kalian menangis tersedu hingga air mata kalian menderai dan kemudian mengering, sekarang tersenyumlah. Lupakanlah saja kisah lalu yang begitu menyesakkan dada. Mulailah hari yang baru. Sesungguhnya kalian ini masih beruntung, sungguh. Sesekali tengoklah salah seorang perempuan yang menangis dalam ketiadaan di bawah remang di ujung jalan. Kalian tahu siapa? Ia, perempuan simpanan dari lelaki yang tak hanya mempunyai tiga belas istri saja, melainkan juga lima pacar. Ya, ia adalah perempuan simpanan dari lelaki yang mempunyai tiga belas istri dan lima pacar. Apakah kalian bisa membayangkan perasaannya? Apakah kalian bisa membayangkan seolah-olah kalian berada di posisinya? Apakah sekiranya menyesakkan? Sudahlah, berhentilah menangis. Hidup ini tak hanya sekedar soal lelaki dan cinta, Maedl.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: