d u a p u l u h d u a

Dua puluh dua.

Tadinya saya mengira bahwa angka dua puluh dua itu merupakan angka yang ajaib. Yang mana bisa membuat saya merasakan sensasi yang luar biasa “ah”. Yang seolah mengajak perang seluruh adrenalin yang berputar-putar.

Tetapi tidak, ternyata tidak. Biasa saja. Bahkan rasanya terkesan hambar. Kosong. Padahal ubi terburuk di dunia yang pernah saya temui, yang mana berkedok “Rote Bete” itu pun mempunyai rasa: rasa tanah.

Sungguh. Asing. Seperti kosong. Seperti berdiri seorang diri pada titik tengah ruang besar yang dikelilingi oleh dinding-dinding persegi panjang yang menjulang ke lapisan ozon. Kosong.

Tak ada siapa-siapa. Seolah saya dipaksa untuk merayakan hari dengan tanpa selain saya. Tak ada ucapan. Tak ada kado. Tak ada kue tart.

Semuanya kosong. Padahal saya dalam keadaan penuh. Utuh.

Lalu saya menduga bahwa saya ini tengah kecewa. Tidak. Saya tidak kecewa. Saya bisa menerima bila memang semuanya tidak ada, sungguh. Saya juga tak mengeluh. Sama sekali tak mengeluh.

Ini skeptis. Saya tahu. Tapi mau dirombak seperti apapun dan bagaimanapun, sama saja. Tak membuahkan hasil. Tak bisa menjadi positif.

Tetapi diam di tempat justru membuat jadi kekosongan dua puluh dua itu semakin terasa kosong. Dan saya pasti akan membusuk di dalamnya: di dalam kekosongan dua puluh dua.

Tidak, ini tidak boleh terjadi. Saya harus melakukan sesuatu. Saya harus menolong diri saya sendiri. Saya harus membuat rancangan. Lalu membuat peta. Ya, peta. Peta hidup dalam lingkar dua puluh dua yang ah entahlah.

Oh, tetapi saya dengan tiba-tiba melayang di angkasa. Saya tak melihat bumi, pun bulan, pun bintang, pun matahari, pun bagian dari tata surya yang lain. Hanya ada angka dua puluh dua berwarna semacam putih blasam di kejauhan.

Ah, ya sudah. Saya memejamkan mata saja. Menarik nafas dalam-dalam hingga terasa sesak dada saya. Berharap nanti, semisal usai melakukannya sebanyak tujuh kali, saya bisa membuat peta. Peta untuk saya. Sejumlah dua puluh dua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: