puisiku, puisi pasar malam

sayang, ayo ke pasar malam
di sana ada yang jual arum manis raksasa rasa durian
yang bisa kita lahap habis dalam jarak satu meter dari bianglala
kamu pasti suka

atau, ke kedai cokelat saja
untuk sekedar duduk di meja paling ujung
lalu memesan sepotong cake cokelat khas belanda kesukaanmu
dan seporsi mousse au chocolat kesukaanku

atau, ke kafe buku di simpang jalan
melahap habis lembar-lembar yang tertata rapi di pojok ruang
sembari ditemani secangkir kopi dan bakteri tenggorokan yang jalang
dan mungkin sesekali berbincang

atau, sekedar jalan-jalan di bawah remang
mengelilingi alun-alun di pusat kota sebanyak yang kamu mau
mungkin sepuluh putaran, atau dua puluh, atau bahkan tujuh atau sembilan puluh

ah, apapun
asalkan malam ini aku bersamamu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: