pelabuhan

“Kamu, pendendam!”
[diam]
“Kenapa? Tak pernah merasa lega jika kamu belum memperlakukan sama seperti dia atau mereka memperlakukanmu?”
[diam]
“Tak pernah bisa memaafkan sebelum dia atau mereka merasakan apa yang kamu rasakan?”
[diam]
“Sampai kapan? Sampai kapan kamu akan terus seperti itu?”
[diam]
“Tak perlu kamu jawab. Hanya saja, aku harap kamu memahami kalimat-kalimat tanyaku itu.”
[diam]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: